Kembali
Detail News

Visitasi Pendampingan oleh Pengawas Dinas Pendidikan: SMP Dimsa Mantapkan Kurikulum Berbasis Deep Learning

Admin • 2025-07-23

Bagikan ini
Facebook WhatsApp

Sragen, 23 Juli 2025 - Pondok Pesantren Darul Ihsan Muhammadiyah Sragen (Ponpes DIMSA) kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pendidikan. Bertempat di Ruang Meeting SMP DIMSA, berlangsung kegiatan Visitasi Pendampingan Satuan Pendidikan oleh Dr. Sri Handayani, M.Hum, pengawas dari Dinas Pendidikan Kabupaten Sragen.

Kegiatan ini dihadiri oleh seluruh ustadz, ustadzah, dan karyawan tenaga pendidikan di lingkungan Ponpes Dimsa. Acara dimulai dengan penuh semangat dan khidmat melalui menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars Pondok Pesantren Dimsa, menandai semangat nasionalisme dan komitmen institusi terhadap pendidikan bermutu.

Dalam kesempatan tersebut, Dr. Sri Handayani memberikan paparan mendalam mengenai Penyusunan Kurikulum Satuan Pendidikan dan Penyiapan Bahan Ajar, dengan fokus khusus pada penerapan pendekatan Deep Learning. Beliau menyampaikan bahwa Deep Learning bukan hanya metode, tetapi paradigma pembelajaran yang menekankan pemahaman konsep secara mendalam dan penguasaan kompetensi secara bermakna, dengan cakupan materi yang lebih fokus.

Tiga prinsip utama dari pendekatan ini dijelaskan secara lugas, yaitu:

  1. Mindful Learning (Pembelajaran Berkesadaran)
  2. Meaningful Learning (Pembelajaran yang Bermakna)
  3. Joyful Learning (Pembelajaran yang Menggembirakan)

Pendekatan ini juga menekankan pada pengalaman belajar yang tidak berhenti pada pemahaman semata, tetapi berlanjut pada aplikasi nyata dan refleksi mendalam dari peserta didik.

Selain itu, beliau menggarisbawahi pentingnya membangun profil lulusan yang utuh dan berkarakter, sebagaimana tertuang dalam 8 dimensi utama:

  1. Keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa
  2. Kewargaan
  3. Kreativitas
  4. Kemandirian
  5. Komunikasi
  6. Kesehatan
  7. Kolaborasi
  8. Penalaran Kritis

Seluruh guru dan tenaga kependidikan mengikuti kegiatan ini dengan antusias dan semangat belajar tinggi. Pemaparan yang disampaikan secara sistematis dan inspiratif oleh Dr. Sri Handayani memantik berbagai diskusi yang konstruktif. Dalam sesi tanya jawab, para peserta aktif menggali lebih dalam strategi penerapan konsep Deep Learning di kelas mereka masing-masing.

Kegiatan pendampingan ditutup dengan foto bersama sebagai simbol kebersamaan dan komitmen kolektif seluruh civitas akademika Ponpes Dimsa untuk terus bergerak maju dalam dunia pendidikan.

Dengan kegiatan ini, SMP Dimsa memperkuat pondasi kurikulum dan pengajaran yang tidak hanya mengejar target capaian akademik, tetapi juga membangun karakter dan kedalaman pemahaman pada diri setiap santri.

“Pendidikan bukan hanya tentang mengetahui, tapi tentang memahami dan menjadi,” – semangat inilah yang terus dihidupkan di lingkungan Ponpes Dimsa.