Kembali
Detail News

Selamat Datang Para Penuntut Ilmu; Kedatangan Santri Baru Ponpes Dimsa 2025 Penuh Haru dan Semangat

Admin • 2025-07-13

Bagikan ini
Facebook WhatsApp

Sragen, 13 Juli 2025 – Atmosfer haru dan semangat memenuhi langit Pondok Pesantren Darul Ihsan Muhammadiyah Sragen (Ponpes Dimsa) pada Ahad (13/7), saat ratusan santri baru dari jenjang SMP dan MA menginjakkan kaki untuk pertama kalinya di bumi tarbiyah ini. Momentum penuh makna ini bukan sekadar kedatangan fisik, namun langkah awal dalam perjalanan suci menjemput cahaya ilmu, iman, dan peradaban.

Kegiatan penyambutan santri baru dibuka secara resmi dengan penuh khidmat. Suasana Halaman Utama Ponpes Dimsa dipenuhi wajah-wajah optimis para santri dan raut haru dari para wali santri yang dengan penuh keikhlasan menyerahkan amanah hidup mereka kepada pesantren.

Sambutan pertama disampaikan oleh Ustadz Fuad Ibrahim, S.M., yang dengan penuh kelembutan menyapa para santri dan wali santri baru. Dalam ungkapannya, beliau menegaskan bahwa menitipkan anak di pondok pesantren adalah bagian dari ikhtiar mulia untuk memberikan pendidikan terbaik bagi generasi penerus.

"Niatkan menuntut ilmu, bukan hanya untuk masa depan dunia, tapi juga untuk bekal akhirat. Di pesantren ini, anak-anak tidak hanya belajar ilmu pengetahuan, tetapi juga ilmu kehidupan, tentang kesabaran, keteguhan hati, dan keimanan," tutur beliau yang disambut anggukan penuh harap para wali santri.

Sambutan berikutnya datang dari tokoh pendidikan Muhammadiyah, Ustadz Suharno, S.P., M.Sc., Ketua Majelis Dikdasmen PDM Sragen. Dalam pidatonya, beliau menyampaikan tiga pesan kunci: apresiasi kepada para wali santri atas kepercayaan yang luar biasa, keyakinan terhadap kualitas pendidikan di Ponpes Dimsa, serta kebanggaan atas kontribusi pesantren Muhammadiyah dalam mencetak kader-kader unggul.

"Ponpes Dimsa telah membuktikan diri sebagai lembaga yang tidak hanya menanamkan ilmu agama, tetapi juga membekali santri dengan keterampilan dan jiwa wirausaha. Pilihan untuk bersekolah di Dimsa adalah pilihan terbaik," ujarnya tegas.

Acara berlanjut dengan pemaparan Goal Pesantren yang disampaikan oleh Ustadz Wibowo Juli Saputro, M.Pd., Kepala SMP Dimsa. Beliau menyampaikan bahwa keberhasilan santri bergantung pada lima pilar utama: kerja keras, dukungan dari pendamping/orangtua, kemampuan bersosialisasi, disiplin, dan kejujuran.

"Pendidikan di Dimsa bukan hanya soal akademik, tetapi pembentukan karakter unggul dan mandiri. Ini adalah pondasi untuk masa depan," ungkap beliau menyemangati seluruh hadirin.

Momen emosional tercipta saat Bapak Handayani, perwakilan wali santri, menyerahkan secara simbolis anak-anak mereka kepada pesantren. Dengan mata berkaca-kaca, beliau menyatakan kepercayaan penuh terhadap Ponpes Dimsa yang kini telah menjadi rumah pendidikan bagi anaknya yang ketiga kalinya.

"Kami yakin, anak-anak kami dalam penjagaan terbaik. Dimsa bukan sekadar tempat belajar, tapi tempat tumbuhnya insan berkarakter dan beriman," ujarnya penuh keyakinan.

Sebagai puncak acara, KH. Ali Rosyidhi, S.Pd., M.M., Direktur Ponpes Dimsa, menyampaikan Khutbah Iftitah. Beliau memaparkan sejarah berdirinya pesantren dan menegaskan bahwa para santri akan mendapatkan pendampingan terbaik.

"Jangan khawatir, wahai para orangtua. Di sini, anak-anak Anda akan dipandu dengan cinta dan keteladanan. Inilah rumah tumbuhnya pemimpin masa depan," tegas beliau yang disambut haru hadirin.

Setelah sesi utama, kegiatan dilanjutkan dengan pertemuan wali santri bersama wali kelas, penandatanganan tata tertib santri, serta pelepasan para wali santri untuk kembali ke kediaman masing-masing menyerahkan estafet pendidikan sepenuh hati kepada keluarga besar Ponpes Dimsa.

Kedatangan santri baru ini bukan hanya seremonial, tetapi tonggak sejarah baru dalam membentuk generasi yang Islami, Berprestasi, Terampil, Berjiwa Leadership, dan Berwawasan Global. Selamat datang para penjemput Ilmu, masa depan menanti dengan harapan besar.