Kembali
Detail News

Kedatangan Santri Ponpes DIMSA Tandai Awal Tahun Ajaran Baru dengan Semangat dan Haru

Admin • 2025-07-11

Bagikan ini
Facebook WhatsApp

Sragen, 11 Juli 2025-Suasana haru dan semangat baru mewarnai kegiatan Kedatangan Santri SMP dan MA Pondok Pesantren Darul Ihsan Muhammadiyah Sragen (Ponpes DIMSA) yang berlangsung pada Jum’at, 11 Juli 2025. Ribuan langkah para santri kembali menginjakkan kaki di bumi tarbiyah, sebagai awal perjalanan menuntut ilmu dan memperkuat karakter Islami di tahun ajaran baru 2025/2026.

Kedatangan santri dimulai pukul 13.30 WIB untuk santriwan, dan 15.30 WIB untuk santriwati. Sejak siang, halaman pesantren telah dipenuhi oleh kendaraan para wali santri yang datang dari berbagai daerah, mengantarkan putra-putri mereka dengan penuh doa dan harapan.

Tangis haru dan pelukan hangat mewarnai perpisahan di depan asrama. Senyum para santri menyiratkan semangat dan tekad, meski mata mereka tak luput dari genangan air mata perpisahan. Di sisi lain, wajah para orang tua tampak ikhlas dan penuh keyakinan bahwa anak-anak mereka berada di lingkungan pendidikan yang amanah dan penuh nilai-nilai keislaman.

Setibanya di pesantren, para santri langsung diarahkan untuk bertemu dengan wali kelas dan wali pengasuh pondok guna melakukan proses orientasi awal. Salah satu agenda penting pada kegiatan kedatangan ini adalah penandatanganan Tata Tertib Santri, yang menjadi komitmen bersama antara santri dan wali santri dalam menjalankan kehidupan pesantren yang tertib, disiplin, dan bernilai ibadah.

Penandatanganan tata tertib ini bukan sekadar formalitas, melainkan bentuk ikrar bahwa kehidupan santri adalah medan pendidikan karakter yang menuntut kesungguhan, tanggung jawab, dan ketaatan sebagai bagian dari proses menjadi insan berakhlak mulia dan berilmu.

"Dengan adanya penandatanganan tata tertib ini, diharapkan santri dan wali santri memahami betul nilai-nilai yang dijunjung tinggi di pesantren. Ini bukan hanya aturan, tapi juga budaya yang akan menempa kepribadian mereka," ujar salah satu wali kelas SMP DIMSA.

Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk membangun komunikasi awal yang baik antara santri, orang tua, dan pesantren. Semangat baru, wajah-wajah penuh harap, dan tekad kuat untuk tumbuh menjadi pribadi Islami dan berkemajuan menyatu dalam langkah awal tahun ajaran yang baru ini.