Kembali
Detail News

IHT Ponpes Dimsa: Mantapkan Kesiapan Hadapi Tahun Ajaran Baru dengan Kurikulum Berbasis Aktivitas

Admin • 2025-07-10

Bagikan ini
Facebook WhatsApp

Sragen, 10 Juli 2025 — Dalam rangka menyambut Tahun Ajaran Baru 2025/2026, Pondok Pesantren Darul Ihsan Muhammadiyah Sragen (Ponpes DIMSA) menyelenggarakan kegiatan In House Training (IHT) bagi seluruh ustadz dan ustadzah dari satuan pendidikan SMP dan MA DIMSA. Kegiatan ini digelar di Aula Madrasah Aliyah DIMSA dengan mengusung tema “Mewujudkan Generasi Islam Berkemajuan, Melalui Implementasi Kurikulum Pendidikan Muhammadiyah yang Holistik, Integratif, dan Berbasis Aktivitas.”

IHT ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi dan kesiapan para pendidik dalam menghadapi dinamika pembelajaran yang semakin kompleks, sekaligus sebagai sarana untuk menyamakan persepsi dan strategi implementasi Kurikulum Pendidikan Muhammadiyah (KPM) yang kini menjadi pondasi dalam penyelenggaraan pendidikan di lingkungan pesantren.

Kegiatan dibuka dengan sambutan dari Kepala MA DIMSA, Ustadz Fuad Ibrahim, S.M., yang menekankan pentingnya pelatihan ini sebagai bagian dari persiapan sistematis dan profesional dalam membangun kualitas pembelajaran.

"IHT ini menjadi langkah strategis untuk menyiapkan para ustadz dan ustadzah dalam menyambut tahun ajaran baru. Tidak sekadar mengajar, tetapi juga membentuk generasi Islam yang unggul dan berkemajuan," tuturnya.

Sesi inti menghadirkan pembicara tunggal, Ustadz Nasrul Harahap, yang memaparkan secara mendalam materi Kurikulum Pendidikan Muhammadiyah (KPM). Dalam penjelasannya, KPM terdiri atas enam bab utama, yaitu:Ketentuan Umum, Cakupan Kurikulum, Pola Integrasi, Implementasi Kurikulum, Asesmen dan Evaluasi, Ketentuan Peralihan. Inti dari Kurikulum Pendidikan Muhammadiyah adalah kurikulum sekolah dan
madrasah Muhammadiyah yang merupakan integrasi kurikulum ISMUBA dan kurikulum
pemerintah. Usai sesi kurikulum, acara berlanjut dengan materi “Pembelajaran dengan Pendekatan Deep Learning”, yang mendorong para pendidik untuk menggali potensi santri secara mendalam, tidak hanya pada aspek kognitif tetapi juga karakter, kreativitas, dan keterampilan.

Sebagai langkah konkret, sesi Rencana Tindak Lanjut dipandu oleh dua wakil kepala bidang kurikulum, yakni Ustadz Syamsudin Nasir dari SMP DIMSA dan Ustadz Hanan Fuady dari MA DIMSA. Dalam sesi ini, disusun agenda dan strategi implementasi pembelajaran berbasis aktivitas yang akan dijalankan selama tahun ajaran baru.

Acara ditutup dengan sesi refleksi, peneguhan komitmen bersama, dan foto bersama seluruh peserta. Suasana kegiatan berlangsung penuh semangat, kolaboratif, dan antusias, menandai kesiapan para Ustadz dan Ustadzah Ponpes DIMSA dalam menghadapi tantangan pendidikan yang lebih dinamis dan bermakna.

Harapan besar disematkan bahwa seluruh pendidik Ponpes DIMSA siap mengimplementasikan pembelajaran yang berorientasi pada pembentukan karakter, penguatan ilmu, serta pemberdayaan keterampilan santri sesuai nilai-nilai Islam berkemajuan.