Kembali
Detail News

Perkuat Sinergi dan Visi, Pimpinan Ponpes DIMSA Gelar Rapat Kerja di Lereng Lawu

Admin • 2025-07-04

Bagikan ini
Facebook WhatsApp

Karanganyar, 3 Juli 2025 - Dalam rangka memperkuat arah strategis dan soliditas kepemimpinan, Pondok Pesantren Darul Ihsan Muhammadiyah Sragen (DIMSA) menggelar Rapat Kerja (Raker) Pimpinan selama tiga hari, mulai 1 hingga 3 Juli 2025, bertempat di Vila Donkeran, Segorogunung, Ngargoyoso, Karanganyar. Rapat ini mengusung tema “Building a Solid and Spirited Leadership Team”, mencerminkan komitmen bersama dalam membangun tim kepemimpinan yang kuat, ikhlas, dan berorientasi pada peningkatan mutu pendidikan dan pengasuhan santri.

Raker ini diikuti oleh para pimpinan pondok, termasuk Direktur Pondok Pesantren, Kepala SMP dan MA DIMSA, para wakil kepala sekolah/madrasah, serta bendahara pondok dan satuan pendidikan. Tujuan utama dari kegiatan ini adalah menyusun program kerja strategis satu tahun ke depan, memperkuat pemahaman terhadap visi, misi, dan tujuan lembaga, serta meningkatkan kualitas manajemen pendidikan berbasis nilai-nilai Islam dan kolaborasi tim.

Kegiatan dibuka langsung oleh Direktur Pondok Pesantren DIMSA, KH. Ali Rosyidhi, S.Pd., M.M., yang dalam sambutannya menyampaikan pentingnya perencanaan strategis yang disertai dengan keikhlasan dan kerja keras.
 "Kita harus merencanakan kegiatan setahun ke depan, masalah hasil kita serahkan kepada Allah. Keberhasilan hanya milik mereka yang bersungguh-sungguh. Mengelola pesantren dengan sebaik-baiknya perlu adanya kekompakan dan keikhlasan dalam tim pimpinan," tegas beliau.

Senada dengan hal tersebut, Kepala SMP DIMSA, Ustadz Wibowo Juli Saputro, S.Pd., M.Pd., menekankan pentingnya dedikasi lebih dari para pimpinan lembaga. Ia mengajak untuk meneladani kisah Qabil dan Habil sebagai cermin bahwa "pengorbanan terbaiklah yang diterima Allah."
 "Pimpinan harus bekerja lebih, memberi lebih, dan memberi keteladanan dalam semangat pengabdian," ujarnya.

Sementara itu, Kepala MA DIMSA, Ustadz Fuad Ibrahim, S.M., menyoroti tantangan kepemimpinan di era disrupsi.
 "Di era disrupsi saat ini, kita harus benar-benar mengenali siapa santri yang kita didik. Pimpinan harus mampu memposisikan diri sebagai santri, banyak berperan, bukan baperan," pesannya yang disambut antusias oleh peserta rapat.

Rangkaian Raker berlangsung secara intensif dengan diskusi terfokus pada evaluasi program tahun sebelumnya, pemetaan tantangan dan peluang, serta penyusunan program unggulan untuk tahun ajaran baru. Seluruh peserta menunjukkan komitmen untuk memperkuat kolaborasi antar unit dalam mewujudkan DIMSA sebagai lembaga pendidikan yang Islami, berprestasi, terampil, berjiwa leadership, dan berwawasan global.

Harapan besar disematkan pada hasil rapat kerja ini agar menjadi pijakan dan prioritas utama dalam setiap langkah strategis ke depan. Dengan landasan visi dan misi yang kokoh, serta semangat kepemimpinan yang solid, Pondok Pesantren Darul Ihsan Muhammadiyah Sragen optimis mampu menjawab tantangan zaman dan terus mencetak generasi santri yang unggul dalam iman, ilmu, dan amal.