Kembali
Detail News

DIMSA Terima Kunjungan Studi Tiru dari SMP Muhammadiyah 2 Yogyakarta: Kolaborasi Inspiratif dalam Pengembangan Program Tahfidz

Admin • 2025-05-19

Bagikan ini
Facebook WhatsApp

Sragen – Senin, 19 Mei 2025, Pondok Pesantren Darul Ihsan Muhammadiyah Sragen (DIMSA) menerima kunjungan studi tiru dari SMP Muhammadiyah 2 Yogyakarta. Kunjungan ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus berbagi praktik baik dalam pengembangan program Tahfidz Al-Qur'an antara dua lembaga pendidikan Muhammadiyah.

Acara dimulai dengan pembukaan dan dilanjutkan pembacaan ayat suci Al-Qur'an oleh ananda Kholid Ihsanuddin Karin yang menambah suasana khidmat. Suasana keakraban semakin terasa saat sesi sambutan dimulai.

Sambutan pertama disampaikan oleh Mudzir Ponpes DIMSA, KH. Ali Rosyidhi, S.Pd., M.M. Dalam penyampaiannya, beliau mengucapkan selamat datang dan menyampaikan bahwa seluruh pihak dipersatukan dalam satu wadah besar, yaitu Persyarikatan Muhammadiyah. Beliau juga mengenalkan DIMSA sebagai pesantren tertua di antara delapan pesantren Muhammadiyah di Sragen yang berdiri sejak tahun 1989. Seluruh siswa DIMSA diwajibkan tinggal di pesantren sebagai bentuk ikhtiar mencetak kader-kader unggul Muhammadiyah. “Kita harus percaya diri bersekolah di sekolah Muhammadiyah dan siap untuk dididik dengan keras demi kesuksesan,” tegas beliau.

 

Sambutan kedua disampaikan oleh Ustadzah Nur Ika Pujiastuti, S.Si., M.Pd. selaku perwakilan SMP Muhammadiyah 2 Yogyakarta. Ia memperkenalkan tim guru pendamping serta 62 siswa kelas 7 dan 8 yang ikut serta dalam kunjungan ini. Ustadzah Ika mengucapkan terima kasih atas sambutan hangat dari pihak DIMSA. Ia juga menjelaskan tujuan utama kunjungan ini, yakni untuk mempelajari program Tahfidz yang dijalankan di DIMSA, khususnya metode efisien dalam menghafal Al-Qur’an yang mungkin dapat diadaptasi di sekolah mereka meskipun bukan berbasis pesantren.

Sambutan ketiga disampaikan oleh Kepala SMP DIMSA, Ustadz Wibowo Juli Saputro, S.Pd., M.Pd., yang turut menyampaikan apresiasi atas kehadiran rombongan tamu dan memperkenalkan berbagai program unggulan di SMP DIMSA, termasuk capaian dari Kelas Khusus Tahfidz.

Selanjutnya, Ustadz Mufti Aziz Al Hafidz selaku penanggung jawab Kelas Khusus Tahfidz memberikan pemaparan terkait struktur program. Ia menjelaskan bahwa kelas ini bertujuan mencetak generasi penghafal Al-Qur’an yang juga mahir dalam Bahasa Arab. Program ini juga dilengkapi dengan evaluasi berkala, sertifikasi hafalan, Daurah Tahfidz selama 35 hari, Tasmi’, serta program Mubaligh Hijrah sebagai media pembentukan karakter dan kepekaan sosial santri.

Setelah sesi pemaparan, rombongan tamu diajak mengunjungi ruang-ruang kelas untuk menyaksikan secara langsung proses pembelajaran di Kelas Khusus Tahfidz. Kegiatan berjalan lancar, penuh antusiasme, dan ditutup dengan sesi foto bersama sebagai simbol kebersamaan dan harapan akan kolaborasi di masa depan.

Kunjungan ini menjadi momentum penting dalam membangun jejaring antar lembaga pendidikan Muhammadiyah untuk terus maju dan berkembang bersama, khususnya dalam membentuk generasi Qur’ani yang unggul dan berwawasan global.