Kembali
Detail News

Santri Ponpes Dimsa Gelar Kegiatan Mubaligh Hijrah dan Bakti Sosial di Gemolong

Admin • 2025-05-11

Bagikan ini
Facebook WhatsApp

Gemolong, 11 Mei 2025 — Pondok Pesantren Darul Ihsan Muhammadiyah Sragen (Ponpes Dimsa) kembali menggelar kegiatan rutin bertajuk Mubaligh Hijrah Santri pada tanggal 10-11 Mei 2025. Kegiatan ini dilaksanakan di Masjid Al-Mukminun, Perumnas Gemolong, Kabupaten Sragen, dan diikuti oleh 53 santri (25 santriwan dan 28 santriwati) dengan didampingi 6 ustadz dan ustadzah.

Rangkaian kegiatan dimulai dengan keberangkatan santri dari pondok setelah sholat Ashar menuju lokasi. Setibanya di Masjid Al-Mukminun, para santri melaksanakan sholat Maghrib berjamaah dengan imam dari kalangan santri sendiri. Seusai sholat, salah satu anggota Pimpinan Cabang Muhammadiyah Gemolong yang sekaligus Ketua Takmir Masjid,  Bapak Sapardi, menyampaikan sambutan hangat serta ungkapan terima kasih atas kedatangan para santri, sekaligus mengapresiasi kegiatan dakwah dan sosial yang dilakukan.

Acara dilanjutkan dengan kultum oleh salah satu santri, Tasmi’ Al-Qur’an sebanyak 1 juz, serta Majelis Bahasa Arab (Hiwar) yang menjadi ciri khas pembinaan kebahasaan di lingkungan Ponpes Dimsa.

Setelah selesai kegiatan Tasmi’ Al quran para santri bersama pendamping juga menyiapkan kegiatan Bakti Sosial berupa pengemasan sayuran yang akan dibagikan secara gratis keesokan harinya kepada warga sekitar. Setelah persiapan selesai, para santri beristirahat.

Pagi hari diawali dengan sholat tahajjud dan sholat Subuh berjamaah, disambung dengan Kajian Subuh Ceria bersama warga sekitar dan pembagian sayuran kepada warga komplek Perumnas Gemolong, serta kegiatan outbound bersama anak-anak TPQ Masjid Al Mu'minun. Suasana penuh kebersamaan semakin terasa saat para santri sarapan bersama sebelum kembali ke pondok.

Kegiatan ini tidak hanya berjalan lancar, tetapi juga meninggalkan kesan mendalam di hati warga. Mereka merasa terbantu dengan kehadiran para santri. Sementara bagi para santri, kegiatan ini menjadi ajang untuk mengamalkan ilmu, meningkatkan kepekaan sosial, dan melatih kemampuan berdakwah secara langsung di masyarakat.

Kepala SMP DIMSA, Ustadz Wibowo Juli Saputro, M.Pd., menyampaikan bahwa kegiatan Mubaligh Hijrah ini merupakan bagian dari upaya pondok dalam memfasilitasi santri untuk terjun langsung ke masyarakat. “Kegiatan ini menjadi wadah pengamalan ilmu dan pembelajaran sosial bagi santri, agar kelak mampu menjadi kader Muhammadiyah yang tidak hanya unggul dalam ilmu, tetapi juga peduli terhadap masyarakat,” ujar beliau.