Kembali
Detail News

Guru DIMSA Ikuti In-House Training Dua Hari, Perkuat Budaya Kerja Kreatif dan Pelayanan Pendidikan Unggul

Admin • 2026-07-08

Bagikan ini
Facebook WhatsApp

Tawangmangu - Pondok Pesantren Darul Ihsan Muhammadiyah Sragen (DIMSA) terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui penyelenggaraan In-House Training (IHT) bertajuk "Creative Teacher and Excellence Service" yang berlangsung selama dua hari, 6–7 Juli 2026, di Hotel Pondok Sari 1, Tawangmangu.
Kegiatan yang diikuti oleh seluruh guru, ustadz, dan ustadzah SMP serta MA DIMSA tersebut menghadirkan Founder motivatorpendidikan.com, Namin AB Ibnu Solihin, sebagai pemateri utama. Pelatihan mengusung tema "Mewujudkan Budaya Kerja Kreatif, Inovatif, Inspiratif, dan Berorientasi pada Pelayanan Pendidikan yang Unggul" sebagai upaya membangun budaya kerja yang lebih profesional dan berdampak bagi peningkatan mutu pendidikan di lingkungan pesantren. Materi pelatihan mencakup guru inspiratif, komunikasi efektif, pengelolaan kelas kreatif, excellent service, hingga kontes mengajar kreatif. 
Program ini dirancang untuk memperkuat kompetensi tenaga pendidik agar mampu menghadirkan pembelajaran yang kreatif, inovatif, menyenangkan, sekaligus memberikan pelayanan pendidikan terbaik kepada para santri.
Kegiatan dibuka dengan sambutan Kepala Madrasah Aliyah DIMSA, Ustadz Fuad Ibrahim, yang menyampaikan apresiasi kepada Namin AB Ibnu Solihin atas kesediaannya menjadi narasumber dalam pelatihan tersebut.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Namin AB Ibnu Solihin yang telah berkenan berbagi ilmu dan pengalaman. Kami berharap pelatihan ini mampu membawa perubahan nyata dalam cara guru mengajar di kelas serta meningkatkan kualitas pelayanan pendidikan kepada seluruh santri Pondok Pesantren Darul Ihsan Muhammadiyah Sragen," ujar Ustadz Fuad Ibrahim.
Setelah sambutan, seluruh rangkaian pelatihan diserahkan kepada narasumber yang menyampaikan materi secara interaktif dan aplikatif. Berbeda dari pelatihan pada umumnya, setiap materi tidak hanya disampaikan secara teoritis, tetapi juga langsung dipraktikkan oleh peserta melalui berbagai simulasi, diskusi, dan aktivitas kolaboratif.

Salah satu sesi yang paling menarik adalah Kontes Mengajar Kreatif dan Menggembirakan yang digelar pada akhir pelatihan. Seluruh peserta mendapat kesempatan mempraktikkan strategi mengajar sesuai mata pelajaran masing-masing di hadapan peserta lain sebagai bentuk implementasi materi yang telah diperoleh selama dua hari pelatihan. Kegiatan ini juga menjadi sarana evaluasi kemampuan guru dalam menerapkan pembelajaran kreatif di kelas. Sepanjang kegiatan, suasana pelatihan berlangsung penuh semangat, interaktif, dan menggembirakan. Para peserta aktif berdiskusi, berbagi pengalaman, hingga mengikuti berbagai aktivitas yang dirancang untuk membangun budaya kerja positif di lingkungan sekolah dan pesantren.
Salah seorang peserta, Ustadz Ghozali atau yang akrab disapa Usgo, mengaku memperoleh pengalaman baru selama mengikuti pelatihan tersebut.
"Ini merupakan pelatihan yang berbeda. Biasanya pelatihan hanya mendengarkan materi, tetapi di sini baik pemateri maupun peserta sama-sama langsung mempraktikkan setiap materi yang disampaikan. Selain itu, seluruh rangkaian kegiatan dikemas dengan sangat menggembirakan sehingga peserta tetap bersemangat mengikuti pelatihan hingga selesai," ungkapnya.

Melalui penyelenggaraan In-House Training ini, Pondok Pesantren Darul Ihsan Muhammadiyah Sragen berharap seluruh guru mampu mengimplementasikan budaya kerja yang kreatif, inovatif, inspiratif, serta mengedepankan pelayanan prima dalam proses pembelajaran.
Peningkatan kompetensi guru diharapkan tidak hanya berdampak pada kualitas pembelajaran di kelas, tetapi juga memperkuat karakter lembaga sebagai pesantren modern yang terus berkomitmen menghadirkan layanan pendidikan unggul, profesional, dan berorientasi pada kebutuhan perkembangan santri.