Kembali
Detail News

Sinergi Sekolah Muhammadiyah Sragen dan Wonogiri: Perkuat Mutu Pendidikan Lewat Monev Lintas Wilayah

Admin • 2026-05-02

Bagikan ini
Facebook WhatsApp

SRAGEN – Pengurus Majelis Dikdasmen PDM Wonogiri dan Sragen menggelar pertemuan strategis guna membahas percepatan mutu pendidikan di Pondok Pesantren (Ponpes) Dimsa, Sragen, Sabtu (2/5/2026). Kunjungan ini berfokus pada penguatan kolaborasi antar-daerah sekaligus memastikan standar kualitas Sekolah Muhammadiyah Sragen tetap berada di jalur terbaik.

Pertemuan strategis ini menjadi momentum penting bagi kedua belah pihak untuk saling bertukar gagasan. Selain memantau teknis asesmen, pengurus Dikdasmen dari dua kabupaten ini mendalami peta jalan pengembangan institusi pendidikan di bawah naungan PDM Sragen.

Langkah ini bertujuan untuk memastikan setiap lembaga pendidikan Muhammadiyah memiliki standar mutu yang setara. Melalui koordinasi yang intensif, tantangan pendidikan di era digital dapat diatasi secara kolektif oleh jaringan sekolah di Jawa Tengah.

Sinergi Pendidikan Lintas Kabupaten

Kehadiran jajaran pimpinan Majelis Dikdasmen PDM Sragen dalam acara tersebut mempertegas komitmen kolaborasi ini. Diskusi yang berlangsung hangat di ruang pimpinan Ponpes Dimsa ini mencakup evaluasi kurikulum hingga inovasi manajemen sekolah.

Kepala SMP Dimsa, Ustadz Wibowo Juli Saputro, M.Pd, menyambut antusias kunjungan tersebut. Beliau menilai bahwa kehadiran pihak luar sebagai asesor dan rekan diskusi sangat membantu objektivitas evaluasi sekolah.

"Selamat datang kami sampaikan kepada rombongan dari Wonogiri. Agenda ini bukan sekadar formalitas, melainkan upaya kami mempererat silaturahmi dengan Dikdasmen PDM Sragen terkait perkembangan sekolah Muhammadiyah di Sragen," ujar Ustadz Wibowo Juli Saputro.

Kesiapan Asesmen Semester Akhir

Monev kali ini memang memfokuskan perhatian pada pelaksanaan Asesmen Semester Akhir Jenjang SMP Dimsa. Tim monitoring meninjau langsung kesiapan infrastruktur serta kesiapan para santri dalam menghadapi ujian penting tersebut.

Hasil dari Monev ini nantinya akan menjadi bahan rujukan bagi Dikdasmen Wonogiri dalam memetakan kualitas pendidikan di wilayah mereka sendiri. Oleh karena itu, Ponpes Dimsa terpilih menjadi lokasi kunjungan karena progresivitasnya dalam mengelola pendidikan berbasis pesantren.

"Kunjungan dilaksanakan dalam rangka Monev Asesmen Semester akhir Jenjang SMP Dimsa," pungkas perwakilan tim dalam pertemuan tersebut. Melalui koordinasi yang solid ini, diharapkan sekolah Muhammadiyah Sragen terus menjadi pionir dalam mencetak generasi unggul yang islami, berprestasi dan terampil.