Kembali
Detail News

Satu Hari Dua Prestasi, Santri SMP DIMSA Ukir Capaian di Bidang Akademik dan Olahraga

Admin • 2026-04-27

Bagikan ini
Facebook WhatsApp

Sragen - Prestasi membanggakan kembali ditorehkan santri SMP Darul Ihsan Muhammadiyah Sragen (SMP DIMSA). Dalam satu hari, Ahad (26/4/2026), santri SMP DIMSA berhasil meraih penghargaan pada dua ajang berbeda, yakni kompetisi akademik tingkat nasional dan kejuaraan olahraga tingkat daerah.
 

Pada ajang Final Kompetisi Matematika Nalaria Realistik (KMNR) ke-21 yang digelar di Tangerang, santri SMP DIMSA atas nama Aulia’U Latifah berhasil meraih Merit Award, sebuah penghargaan yang diberikan kepada peserta dengan capaian unggul dalam kompetisi matematika bergengsi tersebut.
Di hari yang sama, prestasi juga diraih pada ajang Kejurkab Junior dan Popda Panahan Sragen 2026 yang berlangsung di Masaran. Dua santri SMP DIMSA berhasil naik podium, yakni Elvo Harits Prakasa sebagai Juara 1 dan Bagus Mohan Alvaro sebagai Juara 3.
Capaian ini menunjukkan bahwa santri SMP DIMSA mampu berkompetisi dan berprestasi tidak hanya di bidang akademik, tetapi juga olahraga.
Penanggung jawab prestasi bidang kesiswaan SMP DIMSA, Ustadz Fakhrudin, menyampaikan bahwa hasil tersebut bukanlah sesuatu yang diperoleh secara instan, melainkan buah dari proses pembinaan yang berkelanjutan.
“Prestasi ini lahir dari persiapan yang matang, latihan intensif, serta pendampingan yang dilakukan sejak jauh-jauh hari. Santri dibiasakan berproses dan berjuang sebelum sampai pada hasil,” ujarnya.
 

Menurutnya, keberhasilan santri dalam dua ajang berbeda pada hari yang sama menjadi bukti bahwa ekosistem pendidikan pesantren mampu mendorong pengembangan potensi peserta didik secara seimbang.
“Ini membuktikan bahwa pesantren tidak hanya fokus pada capaian akademik, tetapi juga memberi ruang besar bagi pengembangan minat, bakat, karakter, dan prestasi santri di berbagai bidang,” tambahnya.
Prestasi ganda yang diraih dalam satu hari ini juga menjadi refleksi implementasi pendidikan holistik yang diterapkan di SMP DIMSA, yakni mengintegrasikan pembinaan ilmu pengetahuan, karakter, spiritualitas, dan keterampilan.
 

Kompetisi seperti KMNR melatih daya nalar, ketekunan, dan kemampuan pemecahan masalah santri, sementara olahraga panahan menguatkan disiplin, fokus, sportivitas, dan mental juara. Keduanya menjadi bagian penting dalam membentuk generasi unggul.
Pihak sekolah berharap capaian ini dapat menjadi motivasi bagi seluruh santri untuk terus belajar, berlatih, dan berani berkompetisi di berbagai ajang.
Dengan torehan prestasi ini, SMP DIMSA kembali menegaskan komitmennya sebagai lembaga pendidikan pesantren yang tidak hanya unggul dalam pembinaan keislaman dan akademik, tetapi juga konsisten melahirkan santri berprestasi dan berdaya saing.
(Humas SMP DIMSA)