Kembali
Detail News

Syi’ar dan Dakwah (SIDAK) Ramadan 1447 H MA Dimsa, Santri Siap Mengabdi di Sragen, DIY hingga Malaysia

Admin • 2026-02-27

Bagikan ini
Facebook WhatsApp

Sragen - Madrasah Aliyah Darul Ihsan Muhammadiyah Sragen (MA Dimsa) kembali menunjukkan komitmennya dalam membina karakter, kepemimpinan, dan jiwa dakwah santri melalui Program Syi’ar dan Dakwah (SIDAK) Ramadan 1447 H. Sebanyak 56 santri resmi dilepas untuk melaksanakan pengabdian masyarakat dalam sebuah acara khidmat yang digelar pada Kamis, 26 Februari 2026 pukul 09.00 WIB di Aula MA Dimsa.

Kegiatan pelepasan ini menjadi momentum penting dalam rangka menyambut bulan suci Ramadan sekaligus sebagai bentuk nyata peran Pesantren dalam membangun sinergi dakwah bersama masyarakat.

Acara dimulai dengan pembukaan dan pembacaan ayat-ayat suci Al-Qur’an yang menghadirkan suasana religius dan penuh kekhusyukan. Para guru, tamu undangan, serta perwakilan penerima program turut hadir menyaksikan pelepasan para santri yang akan mengemban amanah dakwah di berbagai daerah.

Dalam sambutannya, Kepala Madrasah Aliyah Dimsa menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada seluruh Shohibul Bait atau penerima program yang telah berkenan menerima para santri untuk melaksanakan kegiatan SIDAK Ramadan 1447 H. Beliau menegaskan bahwa program ini bukan hanya agenda tahunan, tetapi juga bagian dari proses pendidikan karakter santri agar mampu beradaptasi, berkontribusi, dan berdakwah secara langsung di tengah masyarakat.

Perwakilan penerima Program SIDAK juga menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan. Ia berharap para santri dapat menjadi teladan, membantu kegiatan keagamaan, serta memberikan energi positif selama Ramadan berlangsung.

Ketua Majelis Dikdasmen Pimpinan Daerah Muhammadiyah Sragen, Suharno, M.Si., dalam sambutannya menegaskan bahwa Program SIDAK merupakan langkah strategis dan sangat relevan sebagai bentuk syi’ar Pesantren, terlebih di bulan Ramadan yang penuh keberkahan.

Beliau menyampaikan keyakinannya bahwa para peserta akan mendapatkan pengalaman berharga yang tidak hanya memperkaya wawasan keilmuan tetapi juga membentuk kematangan sosial dan spiritual. Ia juga memberikan apresiasi dan doa agar seluruh santriwan dan santriwati MA Dimsa mampu menjalankan tugas dakwah dengan Amanah, penuh tanggung jawab dan membawa nama baik Pesantren.

Sambutan terakhir sekaligus prosesi pelepasan peserta disampaikan oleh Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Sragen, Ali Rosyidhi, S.Pd., M.M.

Beliau menyampaikan terima kasih kepada seluruh penerima Program SIDAK yang hadir dan memohon agar berkenan membimbing serta mengarahkan para santri selama masa pengabdian. Dalam arahannya, beliau menegaskan bahwa SIDAK adalah sarana aktualisasi santri di masyarakat - mulai dari mengajar TPA, membantu kegiatan masjid, menjadi imam sholat, hingga terlibat dalam berbagai kegiatan sosial dan pendidikan.

“Di sinilah proses pembelajaran yang sesungguhnya terjadi. Santri belajar langsung dari masyarakat dan masyarakat merasakan manfaat kehadiran santri,” tegas beliau sebelum secara resmi melepas peserta SIDAK Ramadan 1447 H.

56 Santri Diterjunkan ke 17 Lokasi Pengabdian pada Ramadan 1447 H ke 16 titik lokasi lokal (wilayah Sragen dan Daerah Istimewa Yogyakarta) dan 1 kelompok internasional di Malaysia

Program SIDAK akan berlangsung selama 9–22 Ramadan 1447 H, di mana para santri akan tinggal dan berinteraksi langsung dengan masyarakat setempat.

Program Syi’ar dan Dakwah (SIDAK) MA Dimsa memiliki beberapa tujuan utama, di antaranya:

Membantu kegiatan masjid selama Ramadan, membantu pembinaan dan pengajaran TPA, mendukung kegiatan sekolah dan berpartisipasi dalam kegiatan kemasyarakatan

Melalui kegiatan ini, santri tidak hanya belajar teori dakwah di dalam kelas, tetapi juga mengimplementasikan nilai-nilai Islam dalam kehidupan nyata. Program ini sekaligus menjadi wadah pembentukan karakter kepemimpinan, kemandirian, serta penguatan soft skills komunikasi dan sosial santri.

Sebagai bagian dari Pondok Pesantren Darul Ihsan Muhammadiyah Sragen, MA Dimsa terus berupaya menghadirkan pendidikan yang holistik - mengintegrasikan kecerdasan intelektual, spiritual dan sosial. Program SIDAK Ramadan merupakan salah satu bentuk konkret dari visi tersebut.

Dengan pelepasan ini, para santri resmi mengemban amanah dakwah Ramadan 1447 H. Harapannya, kehadiran mereka mampu menjadi bagian dari syi’ar Islam yang menebarkan manfaat, mempererat ukhuwah, serta membawa keberkahan bagi umat.

Semoga langkah para santri MA Dimsa dalam Program SIDAK Ramadan 1447 H ini menjadi amal jariyah yang terus mengalir pahalanya dan menjadi pengalaman berharga dalam perjalanan mereka sebagai generasi dakwah Muhammadiyah.