Kembali
Detail News

Santri SMP DIMSA Laksanakan Ujian Praktik Ibadah sebagai Bentuk Evaluasi Pembelajaran Agama

Admin • 2025-12-08

Bagikan ini
Facebook WhatsApp

Senin, 8 Desember 2025 - Seluruh santri SMP Pondok Pesantren Darul Ihsan Muhammadiyah Sragen (SMP DIMSA) melaksanakan Ujian Praktik Ibadah sebagai rangkaian evaluasi pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) yang telah dipelajari selama satu semester.

Kegiatan ini merupakan bagian penting dari proses pembentukan karakter santri agar tidak hanya memahami teori ibadah, namun juga mampu mempraktikkan dengan benar sesuai tuntunan Al Qur'an dan Sunah, dalam hal ini adalah Himpunan Putusan Tarjih Muhammadiyah.

Ujian dilaksanakan dengan pembagian materi sesuai perkembangan kompetensi di tiap jenjang kelas:

🔹 Kelas 7 Putra:

Praktik Sholat

Adzan dan Iqomah

🔹 Kelas 7 Putri:

Praktik Wudhu

Praktik Tayammum

🔹 Kelas 8:

Praktik Sholat Fardhu

Praktik Sholat Jenazah

🔹 Kelas 9:

Praktik Sholat

Setoran hafalan doa-doa dalam manasik haji

Melalui pengelompokan ini, santri diharapkan menjalani proses evaluasi sesuai capaian pembelajarannya, mulai dari ibadah dasar hingga ibadah khusus.

Ujian praktik ini bukan hanya formalitas evaluasi, tetapi juga sebagai sarana membangun kepercayaan diri santri dalam melaksanakan ibadah dengan benar.

Para ustadz dan ustadzah bertugas sebagai penguji sekaligus pembimbing, memastikan setiap gerakan, bacaan, dan tata cara dilakukan sesuai tuntunan yang benar. Lingkungan ujian dibuat tenang, terarah, dan edukatif agar santri dapat menjalani proses dengan nyaman sekaligus bertanggung jawab.

Ustadz Syamsudin Nasir, S.Pd menyampaikan, dengan pelaksanaan ujian praktik ibadah ini, SMP DIMSA berharap santri semakin matang secara spiritual, siap menjadi generasi yang tidak hanya menguasai ilmu dunia, tetapi juga mampu mengamalkan ajaran Islam secara kaffah dalam kehidupan sehari-hari.

"Ujian praktik ini adalah bagian dari pembiasaan ibadah, agar tata cara yang dipelajari tidak hanya dipahami tetapi menjadi karakter ibadah dalam kehidupan para santri," ujar Ustadz Nasir.