Kembali
Detail News

PONPES DIMSA SELENGGARAKAN SHOLAT GHAIB, DOA BERSAMA & PENGGALANGAN DONASI UNTUK KORBAN BENCANA ACEH-SUMATERA

Admin • 2025-12-03

Bagikan ini
Facebook WhatsApp

Sragen - Rabu, 3 Desember 2025. Sebagai wujud kepedulian terhadap saudara-saudara yang terdampak bencana banjir dan tanah longsor di wilayah Aceh–Sumatera, Pondok Pesantren Darul Ihsan Muhammadiyah Sragen (Ponpes DIMSA) melaksanakan rangkaian kegiatan Sholat Ghaib, doa bersama, serta penggalangan donasi kemanusiaan.

Kegiatan dimulai dengan pelaksanaan Sholat Ghaib yang diikuti oleh seluruh santri, Ustadz, dan Ustadzah. Usai sholat, acara dilanjutkan dengan tausiyah oleh Ustadz Ahmad Ghozali (Usgo). Dalam pesan yang disampaikan, beliau mengajak seluruh jamaah untuk bersyukur atas nikmat sehat dan rasa aman yang masih Allah berikan.

Beliau juga menyampaikan beberapa poin penting terkait fenomena bencana. Menurutnya, dalam sejarah umat terdahulu banjir terjadi karena dua faktor; Faktor teologis, berupa penolakan tauhid dan ajaran Allah SWT. Faktor ekologis, yakni kerusakan lingkungan akibat kelalaian manusia dalam menjaga dan merawat alam.

"Musibah adalah pengingat agar kita kembali mendekat kepada Allah dan memperbaiki hubungan dengan lingkungan," ujar beliau dalam tausiyahnya.

Acara kemudian dilanjutkan dengan doa bersama untuk keselamatan, ketabahan, dan kekuatan bagi masyarakat Aceh yang terdampak musibah. Pada sesi terakhir, dilakukan penggalangan donasi kemanusiaan oleh seluruh ustadz, ustadzah, dan santri. Yang menarik, proses donasi kali ini dilakukan dengan metode modern yaitu melalui kartu Cashless santri, bukan melalui kotak donasi seperti biasanya. Sistem ini tidak hanya mempermudah pendataan, namun juga menjadi langkah edukasi agar santri terbiasa dengan ekosistem digital yang aman dan transparan.

Melalui penggalangan ini, Ponpes DIMSA berhasil menghimpun donasi sebesar Rp 19.602.600. Donasi tersebut berasal dari berbagai pihak terutama dari para santriwan-santriwati, wali santri, serta ustadz dan ustadzah Ponpes DIMSA. Hal ini menjadi bukti bahwa nilai kepedulian, kepekaan sosial, dan semangat berbagi telah tumbuh kuat dalam lingkungan pesantren.

Dalam kesempatan wawancara, Ustadz Fuad Ibrahim, S.M. Kepala MA DIMSA, menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan melatih empati dan solidaritas santri terhadap sesama.

"Kami ingin menanamkan bahwa kepedulian tidak hanya diajarkan, tetapi dipraktikkan. Semua donasi yang terkumpul insyaAllah akan disalurkan melalui Kantor Layanan LAZISMU Kabupaten Sragen," jelasnya.

Melalui kegiatan ini, Ponpes DIMSA berharap dapat memberi kontribusi meski dari jauh, serta menjadi bagian dari gerakan kemanusiaan untuk meringankan beban saudara-saudara yang terdampak bencana. Semoga bantuan tersebut menjadi wasilah kebaikan dan membawa keberkahan bagi semua pihak yang terlibat.